SURABAYA - Pantaukota.com -Talk Show atau gelar wicara yang digagas oleh mahasiswa dan Senat Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya, yang menghadirkan KH Zahrul Azhar Asumta atau Gus Hans Calon wakil gubenur Jawa Timu nomer urut tiga bersama LSM anti korupsi Lira dan dari LBH Founder Pinter Hukum terpaksa dibatalkan oleh panitia karena faktor pihak pihak yang gerah akan acara tersebut.
Acara yang sesuai jadwal di diselenggarakan pada 28 Oktober 2024 mulai pukul 10.00WIB tapi sampai pukul 13.00WIB, acara belum juga dimulai.
Daftar hadirpun terlihat beberapa orang saja itupun dari bawaslu dan panwascam yang sedianya akan mengawasi talk show tersebut.
Mahmudin Samin, Ketua Senat Mahasiswa UINSA, menyayangkan adanya intervensi dari beberapa pihak di internal kampus, yang berdampak pada pembatalan acara edukasi yang penting bagi mahasiswa dan masyarakat. “Kami sangat menyesalkan situasi ini, di mana upaya untuk memberikan edukasi tentang anti korupsi bagi calon pemimpin daerah terhalang oleh berbagai intervensi,” ungkapnya..
Pembatalan ini terjadi setelah para mahasiswa dan panelis yang sudah dipastikan hadir mendadak membatalkan kehadiran mereka, meskipun persiapan telah dilakukan dengan baik.
Samsudin S.H Gubernur LSM Lira Jatim, yang juga merupakan salah satu narasumber dalam seminar tersebut, menyatakan kekecewaannya. Ia menilai bahwa masih banyak pihak yang belum menunjukkan keseriusan dalam menghadapi permasalahan korupsi.
Masih bang sam sapaan akrabnya “Acara ini seharusnya menjadi momen penting untuk memberikan pemahaman kepada pemuda sebagai pemilih pemula mengenai komitmen calon pemimpin di Jawa Timur terhadap masalah ini,” jelasnya.
Menanggapi pembatalan seminar, Lira Jatim berencana untuk meminta klarifikasi dari pihak rektorat mengenai masalah ini. Mereka berharap seminar tetap dapat dilaksanakan di lain waktu, dengan tempat dan waktu yang sama, agar misi edukasi terhadap pemuda tetap berjalan. “Kejadian ini menjadi refleksi penting mengenai tantangan yang dihadapi dalam upaya memberantas korupsi dan pentingnya dukungan untuk inisiatif-inisiatif edukatif di kalangan mahasiswa” tandasnya.
Editor : Redaksi