Pantaukota.com|| SAMPANG – Gerak cepat Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sampang kembali membuktikan komitmennya dalam merespons setiap aduan masyarakat.
Hanya dalam hitungan jam setelah menerima laporan, petugas berhasil menemukan dua perempuan muda yang dilaporkan kabur dari rumah dan membujuk keduanya untuk kembali ke rumah.
Peristiwa ini bermula dari laporan seorang warga Desa Panggung bernama Nofi, yang mengadukan hilangnya adiknya, Nofa (20), yang sudah tiga hari tidak pulang ke rumah sejak Minggu, 3 Mei 2026.
Merasa khawatir dengan kondisi sang adik, Nofi akhirnya mendatangi Polres Sampang pada Selasa, 5 Mei 2026, sekitar pukul 08.00 WIB untuk membuat laporan resmi.
Tanpa menunggu lama, Satreskrim Polres Sampang langsung bergerak cepat menindaklanjuti aduan tersebut. Tim melakukan penelusuran intensif berdasarkan informasi yang dihimpun dari keluarga dan sejumlah pihak terkait.
Hasilnya, pada hari yang sama sekitar pukul 19.00 WIB, petugas berhasil menemukan dua perempuan yang dilaporkan kabur, yakni Nofa (20) dan Mina (20), keduanya warga Desa Panggung, di rumah kost Jalan Kutuk Barat, Kabupaten Sidoarjo.
Dengan pendekatan persuasif dan humanis, petugas akhirnya berhasil membujuk keduanya untuk pulang dan kembali ke keluarga masing-masing.
Langkah sigap aparat ini mendapat apresiasi dari pihak keluarga yang sempat diliputi kecemasan selama tiga hari terakhir. Respons cepat Satreskrim Polres Sampang dinilai menjadi bukti nyata bahwa kehadiran polisi sangat dibutuhkan masyarakat, terutama dalam situasi darurat yang menyangkut keselamatan anggota keluarga.
Nofi mengaku sangat senang bisa bertemu lagi dengan adeknya dan berterimakasih kepada polres Sampang khususnya jajaran satreskrim yang sangat sigap dalam menanggapi laporanya.
“Saya sangat berterima kasih kepada Satreskrim Polres Sampang yang bergerak cepat setelah saya membuat laporan. Saya sempat panik dan khawatir karena adik saya, Nofa, sudah tiga hari tidak pulang ke rumah. Alhamdulillah, berkat respon cepat dari pihak kepolisian, adik saya bersama temannya berhasil ditemukan dalam keadaan baik dan bisa dibujuk untuk pulang. Ini sangat melegakan bagi keluarga kami. Semoga pelayanan seperti ini terus dipertahankan karena benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.” Ujarnya.
Kasus ini juga menjadi pengingat penting bagi masyarakat, khususnya para orang tua, agar terus memperkuat komunikasi dalam keluarga guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Editor : Redaksi