Surabaya, pantaukota.com - Diketahui rencana kegiatan Hizbut Tahrir Indonesia atau HTI di Surabaya kembali mendapat penolakan keras dari kelompok Pejuang Nusantara Indonesia Bersatu (PNIB).
Baca Juga: Mahasiswa KKN NR 08 UNTAG Surabaya Gelar Pelatihan Pembuatan Logo dan Branding UMKM Melalui Canva
Ketua Umum Pejuang Nusantara Indonesia Bersatu (PNIB) Waluyo Wasis Nugroho atau Gus Wal mengaku, pihaknya menolak kegiatan HTI itu di taman Apsari kota Surabaya.
Kami, PNIB tegas menolak apapun kegiatan HTI dan kelompoknya, radikalisme dan terorisme, ujarnya dikonfirmasi wartawan di Surabaya, Kamis (20/3/2023).
Gus Wal menyebut, PNIB tak ingin pemerintah membiarkan mengadakan kegiatan tersebut sebagaimana kelompok tersebut telah resmi dibubarkan sesuai Perppu No. 2 Tahun 2017.
Baca Juga: Aksi Peduli Rempang Di Jatim Rawan Di Tunggangi HTI
Karena kami tidak ingin apa yang dilakukan kelompok Hizbut Tahrir Indonesia merubah tatanan Indonesia yang berideologi Pancasila ini dengan Khilafah dan sistim syariat Islam ucapnya.
"Karena Indonesia ini penuh dengan ras, etnis, budaya serta keberagaman", imbuhnya.
Baca Juga: Komisi B Desak Pemkot Gelar Operasi Pasar Gara Gara Harga Beras Melonjak
Spanduk itu bertulis PNIB Surabaya, Jawa Timur dan Indonesia tolak dan bubarkan pawai bendera khilafah berkedok pengajian, M. Khoiruddintolak HTI bangkit kembali, Terpampang juga gambar penolakan radikalisme, terorisme, dan politik identitas. (RED)
Editor : pantaukota.com